4 Manfaat Restorative Yoga Ini Bikin Kita Rileks Luar Biasa

Apakah selama ini Anda selalu berpikir kalau restorative yoga termasuk dalam tingkatan yoga yang mudah?! Padahal sebaliknya, menurut Jillian Pransky, pimpinan Restorative Therapeutic Yoga, latihan pemulihan ini sesungguhnya termasuk tingkatan advanced.

 

Tak hanya bisa memulihkan saja, namun restorative yoga juga dapat menyembuhkan. “Orang berpikir kalau mereka sudah menjalani 5 kelas yoga dengan penuh semangat, maka mereka berhak mendapatkan pemulihan atau kesembuhan yang diinginkan. Mereka berpikir kalau yoga itu mirip pijat. Atau kalau seseorang sedang terluka sehingga tidak bisa melakukan vinyasa, maka ia berpikir restorative bisa jadi solusinya. Padahal faktanya, restorative yoga tidaklah sesederhana itu,” terang Jillian.

 

restorative yogaMenurut perempuan yang memimpin kursus online Yoga Journal bertema Restorative Yoga 101: Journey Into Stillness With the Tools and Practice to Heal, Restore, and Rejuvenate tersebut, paling tidak terdapat 4 manfaat utama restorative yoga. Apa sajakah itu?

 

1. Restorative yoga membantu melatih kemampuan relaksasi.

 

Latihan restorative itu lebih mirip “yin” dalam yoga, dan bukannya “yang” yang cenderung melibatkan banyak gerakan. Latihan ini menuntut pelakunya ‘rileks’ dalam waktu lama sehingga ia bisa melepaskan ketegangan dari tubuh maupun pikirannya. Dengan kata lain, restorative lebih cenderung mengarah ke latihan meditasi dan bukannya gerakan aktif dalam yoga.

Bagi kebanyakan kita, latihan hatha merupakan kesempatan untuk melakukan pose dengan lebih baik lagi. Namun tidak dengan latihan restorative yang justru menuntun pelakunya untuk beraksi ‘seminimal’ mungkin.

 

2. Restorative yoga membantu mencari tahu di bagian mana kita merasakan ketegangan.

 

Usaha nyata yang dilakukan saat latihan restorative yoga ini adalah menyelidiki bagaimana dan di bagian mana kita merasa paling stres/ tegang, serta bagaimana merilekskan tubuh sehingga lebih banyak teknik pernafasan yang dilakukan untuk meredakan stres tersebut.

Mencari tahu di mana dan bagaimana tubuh merasa stres bisa menciptakan perubahan. Tujuannya adalah agar ketegangan tak bisa lagi membatasi kesehatan maupun kenyamanan tubuh, baik secara fisik, emosional, maupun mental.

Dalam latihan yoga pada umumnya, kita diminta untuk melakukan gerakan yang menuntut penggunaan otot tubuh. Padahal faktanya, kita sudah sering menggunakan otot tubuh untuk kegiatan sehari-hari.

Lain halnya dengan latihan restorative yoga yang justru mengarahkan kita untuk melepaskan semua keaktifan itu, dan mengajarkan agar kita lebih pasrah. Dengan begitu, saat berlatih kita benar-benar lepas dari segala beban sehingga saat kembali beraktivitas nanti, kita bisa jadi lebih bijak dalam melakukan ataupun merasakan sesuatu.

 

3. Latihan restorative yoga menciptakan kondisi sehingga respon rileksasi lebih nyata.

 

Pasrah sepenuhnya, bernafas dengan maksimal, dan tetap tenang saat melakukan latihan restorative membantu tubuh mengeluarkan respon rileksasi yang membuat kita merasa aman, santai, serta lebih baik. Kita jadi berhenti khawatir dan lebih merasa aman. Emosi positif semacam ini bisa menyehatkan pencernaan, reproduksi, pertumbuhan dan perbaikan, kekebalan tubuh, maupun sistem pembuangan.

 

4. Restorative yoga membantu kita melihat apa yang sebenarnya sedang kita sangkal/ hindari dari diri sendiri.

 

Kebanyakan kita diprogram untuk melakukan banyak hal karena itu bisa membuat kita merasa penting, berguna, serta produktif. Namun terlalu sibuk seringkali bisa juga merupakan wujud bahwa kita sedang melarikan diri dari kenyataan yang tidak disukai.

Saat melakukan restorative yoga, kita akan dituntun untuk berhenti dari semua kesibukan tadi, dan belajar menghadapi hal-hal yang tak disukai. Dengan begitu, kita dapat mengenal, berteman, dan lebih peduli terhadap diri sendiri dari sudut pandang berbeda. Inilah langkah penting untuk bisa selalu sehat dan sembuh.

Banyak orang berpikir kalau rileksasi itu berarti melepaskan. Tapi ketimbang melepaskan, restorative mengajarkan kita untuk menyadari hal apa saja yang membuat tak nyaman dan dengan demikian kita bisa mengalami diri sendiri lebih seutuhnya.