3 Kristal Bagi Yogi Beserta Tips Penggunaannya

Khususnya bagi para yogi, kristal merupakan lambang transformasi/ perubahan. Hal ini dikarenakan kristal yang dulunya hanya berupa batu kasar biasa, telah mengalami perubahan usai mengalami berbagai proses seperti pemanasan, pemahatan, dan lain sebagainya. Proses perubahan inilah yang mengingatkan setiap yogi, bahwa perubahan bukan hanya mungkin, namun seringkali juga tak dapat dicegah.

 

Dari sisi psikologis sendiri, setiap batu biasanya juga dipakai untuk mewakili tujuan tertentu. Oleh karena itu, kalau Anda seorang yogi dan ingin menggunakan kristal sebagai motivator agar diri bisa berkembang lebih lagi, maka berikut 3 jenis bebatuan yang wajib dimiliki:

 

  1. Kwarsa (Quartz): pentingnya mencintai diri sendiri

kristal bagi para yogi

Batu kwarsa mawar yang merupakan lambang cinta sejati dan belas kasih ini bisa membantu mengajarkan bahwa Anda adalah seorang yang berharga. Batu kwarsa mawar mengingatkan bahwa Anda perlu menyemangati dan menerima diri sendiri. Setiap kita sangat berharga, pantas dicintai dan juga mencintai. Begitu kita menyadari hal dasar ini, maka kita akan lebih baik lagi dalam memelihara kesehatan tubuh (melalui pola makan yang benar) dan pikiran.

 

  1. Aquamarine: pentingnya ekspresi yang jujur

Batu berwarna biru kehijauan ini merupakan batunya dewi Shakti sehingga saat menggunakannya, Anda akan merasakan aura feminim yang mendalam. Anda dapat termotivasi untuk menyatakan pendapat dengan berani dan yakin karena aquamarine dapat menguatkan energi hati dan tenggorokan. Bahkan ketika merasakan marah berlebih, batu ini dapat mengingatkan Anda untuk tetap berfokus pada solusinya.

 

  1. Amethyst: pentingnya intuisi

kristal bagi para yogi - amethys

Batu ini dianggap mampu bergetar dengan frekuensi tinggi sehingga seringkali dipakai saat meditasi. Batu spiritual ini bisa membantu pemiliknya untuk mengalahkan kebiasaan yang merusak sehingga ia bisa menjalani hidup penuh kepuasan seutuhnya. Batu ini mengingatkan Anda soal pentingnya bertanggung jawab dalam setiap aksi yang sudah dilakukan.

Lantas, bagaimana para yogi biasa menggunakan ke-3 batu di atas saat berlatih? Berikut caranya:

 

  • Menaruhnya di sekeliling matras

Pada permulaan latihan, tetapkan tujuan Anda dan pilihlah batu kristal yang sesuai dengan harapan terdalam Anda. Lalu letakkan itu di sekeliling matras. Bayangkan saat sedang menata batunya, Anda sedang membangun jaringan energi di sekitar Anda.

 

  • Tempatkan di atas dada atau dahi

Anda juga bisa menempatkan batu tersebut di atas dada (hati), sebagai mata ke-3 (di dahi), atau keduanya. Lakukan ini selama savasana. Ini merupakan salah satu cara ampuh untuk merasakan koneksi yang kuat antara tujuan Anda dengan bumi. Begitu Anda merasakan batu tersebut di kulit, maka Anda mungkin akan merasakan radiasi energi yang dipancarkannya.

 

  • Kalung/ gelang

Merangkai batu kristal sebagai kalung atau gelang, dan memakainya saat berlatih tentu menyenangkan karena bisa membuat Anda semakin fokus pada latihan yang ada.

Jadi para yogi, siap memilih dan menggunakan batu Anda?

 

 

sarah coxonSarah Coxon

UK national Sarah Coxon is a traveling yoga teacher, entrepreneur, gemstone specialist, and founder of the luxury mala brand Magic Malas. She creates empowering jewelry that unleashes inner magic while supporting global nonprofit initiatives