Manfaat Yoga Untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Janin

Para ibu hamil mungkin berpikir bahwa mustahil bisa tetap aktif beryoga ketika perut mereka sudah membesar (bayangkan melakukan pose membungkuk sampai hidung mencium lutut dengan perut besar!).

Akan tetapi, para guru yoga justru berpendapat bahwa lebih baik bagi para ibu hamil untuk menerima halangan tersebut dan tetap melakukan yoga dengan pose-pose yang dimodifikasi khusus untuk mereka. Dan jika Anda pikir hal tersebut tidak membawa manfaat, Anda salah. Studi masa kini membuktikan bahwa yoga memang bermanfaat untuk kesehatan ibu hamil dan janinnya.

manfaat yoga bagi ibu hamil

Ilmuwan di Cincinnati Children’s Hospital Medical Center dan Vivekananda Yoga Research Foundation di India bersama-sama melakukan penelitian terhadap 335 ibu hamil usia 18-35 tahun, baik yang secara rutin beryoga selama sejam setiap hari maupun yang hanya berjalan kaki sejam setiap hari selama trimester kedua dan ketiga.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang rutin beryoga  menunjukkan resiko lebih rendah dalam hal kelahiran premature dibandingkan yang hanya berjalan kaki (14% banding 29%), dan lebih cenderung tidak harus melakukan operasi Cesar (23% banding 33%). Rata-rata, para ibu yang beryoga juga memiliki tekanan darah lebih rendah dan perkembangan janinnya lebih sehat.

 

Vivek Narendran, asisten profesor pediatri di Cincinnati Children’s Hospital Medical Center, berpendapat bahwa hal ini dikarenakan oleh lebih lancarnya aliran darah ke plasenta dan berkurangnya hormon penyebab stress, yang terjadi karena aktifitas meditasi, pernapasan, relaksasi dan peregangan dalam yoga.

 

Jika Anda tertarik untuk beryoga selama hamil, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan:

  • Cari kelas-kelas yoga yang cocok untuk ibu hamil seperti Kundalini, Iyengar dan Hatha Yoga. Hindari yoga yang mengharuskan Anda memutar tubuh, melakukan yoga di ruangan hangat atau melakukan gerakan beresiko seperti Ashtanga dan Bikram Yoga.
  • Konsultasi dengan dokter Anda sebelum berlatih, dan jika perlu, minta rekomendasi untuk jenis latihan yang bisa Anda ikuti.
  • Pastikan tiap kelas yang Anda ikuti menawarkan gerakan modifikasi sesuai kondisi, pelajaran relaksasi, teknik meditasi serta pernapasan.