Yoga Bagi Penderita Diabetes

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Saat ini, yoga sudah menjadi olahraga yang sangat populer, hingga mereka yang masih amatir pun bahkan dapat menyebutkan manfaat-manfaat dasar dari melakukan yoga. Bila jawaban mereka yang masih amatir ini dirangkum, anda akan melihat bahwa kebanyakan manfaat yoga yang mereka rasakan meliputi perbaikan postur tubuh, pelenturan tulang, penguatan otot, perbaikan mutu pernapasan dan aliran darah, peningkatan energi, serta pereda stres. Akan tetapi, tahukah anda bahwa melakukan yoga secara teratur dapat membantu mengurangi resiko bahkan membantu kesembuhan penderita diabetes mellitus? Hal ini dicapai secara tidak langsung lewat manfaat dari pose-pose yoga yang dilakukan.

 

 

 

diabetesPengaruh positif yoga terhadap penderita diabetes mellitus telah banyak dijadikan bahan kajian ilmiah. Untuk melihat hubungannya, kita harus memahami mekanisme penyakit tersebut.

 

 

Diabetes mellitus merupakan kondisi dimana terdapat kandungan glukosa yang berlebihan dalam darah akibat terganggunya fungsi sekresi dari zat yang disebut insulin, yang penting untuk mengatur kadar glukosa dalam darah. Insulin secara alami dihasilkan oleh pankreas, dan melakukan yoga secara teratur dapat membantu meningkatkan kadar insulin, terutama jika pose-pose yoga yang dilakukan mengakibatkan pankreas teregang serta terstimulasi sehingga menghasilkan lebih banyak insulin. Selain itu, hormon stres dipercaya dapat meningkatkan sekresi glukagon dalam darah, dan manfaat pereda stres dari yoga berguna untuk mengurangi sekresi tersebut.

 

 

Melakukan yoga secara teratur juga dapat berdampak positif pada tekanan darah, dimana tekanan darah yang stabil merupakan aspek penting dalam mengurangi tingkat keparahan diabetes serta segala komplikasinya. Karena diabetes merupakan penyakit yang sering menyerang para penderita obesitas, yoga merupakan salah satu olahraga yang disarankan karena dapat mengurangi kalori tanpa memberi tekanan yang terlalu berat pada tubuh.

 

 

Selain itu, bila dikombinasikan dengan olahraga yang lebih keras seperti lari dan senam aerobik, yoga dapat meningkatkan kualitas pernapasan serta membantu mengurangi tekanan akibat olah fisik keras tersebut. Penderita diabetes atau mereka yang ingin mengurangi resiko terserang diabetes sebaiknya mengikuti kelas untuk memastikan agar pose-pose yoga yang mereka lakukan memberi manfaat maksimal untuk seluruh tubuh.

 

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][vc_text_separator title=”Related Articles” title_align=”separator_align_center” align=”align_center” color=”grey” border_width=”5″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][vc_basic_grid post_type=”post” max_items=”3″ style=”all” items_per_page=”10″ show_filter=”” element_width=”4″ gap=”30″ orderby=”rand” order=”DESC” filter_source=”category” filter_style=”default” filter_align=”center” filter_color=”grey” filter_size=”md” button_style=”rounded” button_color=”blue” button_size=”md” arrows_design=”none” arrows_position=”inside” arrows_color=”blue” paging_design=”radio_dots” paging_color=”grey” loop=”” autoplay=”-1″ item=”none” grid_id=”vc_gid:1438591232140-efc08c5a-2ca1-1″][/vc_column][/vc_row]