Tips Memilih Yoga Mat Sesuai Kepribadian

Memilih yoga mat yang cocok untuk pribadi Anda, memang tidak mudah. Ada banyak sekali yoga mat dengan perbedaan harga dan kualitas, sehingga kadang membingungkan.

Bagaimanakah caranya untuk memilih yoga mat yang cocok? Ada beberapa hal yang patut anda ketahui sbb:

yoga mat

1. Memilih yoga mat jangan tergantung hanya dari harga saja

Janganlah hanya terpukau dari murahnya harga yoga mat. Anda perlu cermat.  Seperti pepatah mengatakan, “Ada Harga, Ada Kualitas”.  Biasanya para pemula yoga membeli yoga mat mengejar harga murah dahulu daripada yang lebih mahal.  Karena mereka merasa apabila bosan latihan, toh nantinya tidak rugi amat…

Pemikiran demikian kurang benar. Latihan yoga adalah komitmen. Apabila anda memulainya, seharusnya tidak ada kata untuk berhenti berlatih atau bosan.  Bagi banyak orang, latihan yoga adalah “way of life”.

Untuk yoga mat yang paling murah, Anda bisa mendapatkan pada kisaran Rp 250,000- Rp300,000.  Bahkan ada juga yang Rp 80,000. Tetapi dari pengamatan kami, yoga mat tersebut paling bisa hanya digunakan untuk kurun 6-9 bulan saja (bayangkan dengan PVC yoga mat -easyoga & manduka yang dapat dipakai bertahun-tahun, bahkan ada yang memberikan lifetime warranty).  Beberapa hal komplain yang ada biasanya mat tidak dapat lurus lagi (melengkung atau bunch up), busa menjadi kempos, atau empuk sekali dan hal ini menjadikan tulang beradu dengan lantai, bukannya melindunginya, dan yoga mat menjadi kurang enak baunya.

2. Pilih Material yang Cocok bagi Pribadi Anda

Bahan materi yoga mat ada bermacam-macam. Diantaranya adalah dari PVC (Polyvnyl), Rubber (karet), TPE (Thermoplastic Elastomer), dan PlushFoam.

Mari kita diskusikan secara singkat masing-masing materi ini….

  • Polyvinyl (PVC) – materi ini ditemukan oleh seorang scientist berkebangsaan Jerman – Eugen Baumann.  Yoga mat yang terbuat dari PVC biasanya sangat durable, kokoh dan tahan lama.   Apalagi kalau pembuatannya disertai oleh teknologi yang tinggi.   Untuk Bikram Yoga atau Hot Yoga dimana latihan yoga dengan suhu kamar 42 derajat Celc, dibutuhkan yoga mat PVC ini. Karena apabila anda memakai Rubber atau bahan lainnya, mat akan menjadi keras dan kehilangan kelenturannya.  Untuk yoga mat buatan PVC anda dapat menggunakan PRO Series (manduka PRO, PROlite dan PRO Travel) atau TORTUE Series (BALANCE, BASIC DAN STICKYMAT).  
  • Natural Rubber (karet) – yoga mat yang dibuat dari karet sangat banyak penggemarnya, khususnya para yogi dan yogini yang selaras dengan faham ramah lingkungan (eco-friendly).  Karena terbuat dari karet, sudah pasti materi ini akan larut dan hancur didalam bumi bersama tanah.  Namun, rubber yoga mat ada umurnya. Apabila kita pakai secara rutin, biasanya mat yang bagus akan harus diganti dalam kurun 2-3 tahun.  Untuk yoga mat dengan natural rubber adalah Manduka eKO Series yang terdiri dari eKO4mm dan Superlite (traveling mat)
  • TPE (Thermoplastic Elastomer) – adalah yoga mat yang terbuat dari bahan sintesis tapi juga eco-friendly. Maksudnya adalah meskipun tidak dari bahan natural, tetapi bahan TPE dapat melebur kedalam bumi.  Yoga mat dai TPE mempunyai ciri ringan, meskipun mempunyai ketebalan yang memadai. Tidak seperti halnya dengan bahan rubber/karet yang cukup berat apabila ketebalan mencapai 5mm.  Yoga mat TPE cukup banyak penggemarnya karena sangat mudah di-rolling dan ringan dibawa.  Mengenai ke-awetannya masih dibawah matras yoga rubber. Kadang bahan dari TPE mudah chipping (rontok).
  • Plus Foam – Plush Foam adalah teknologi baru.  Manduka adalah masih satu-satunya perusahaan yang me-produksi yoga mat dengan PlusFoam.  Bahannya ringan, sehingga yoga mat dengan tebal 5mm, berat hanya 0.7kg.  Bayangkan dengan 5mm Rubber yang mencapai berat 3.5kg!  Plusfoam yoga mat sangat cocok bagi pemula yoga dan anak-anak.  

Uraian diatas tentunya dapat memberikan panduan dan tips bagaimana memilih yoga mat yang cocok bagi Anda  sebagai pribadi yang utuh.